Rabu, 21 Februari 2024
Beras merupakan salah satu bahan makanan pokok bagi penduduk Indonesia pada umumnya. Begitu juga di Tinggarjaya jatilawang beras merupakan bahan makanan pokok yang diolah oleh masyarakan untuk dijadikan nasi untuk makanan sehari-hari.
Padi diperoleh dari proses yang panjang. Dimulai dari membuat media tanam ada bajak sawah, nyebar, galeng, tandur, memupuk dengan pupuk (bisa dengan Urea & NPK), mantun, nyemprot ( jika dibutuhkan ) dan panen. Setiap prosesnya membutuhkan waktu yang tidak sedikit.
Saat ini sebagian besar wilayah dikecamatan Jatilawang dan sekitarnya tanaman padi baru berusia sekitar 60-75 hari dan saat ini sebagian besar dalam masa berbunga ( meteng & mrocot ). Untuk bisa dipanen harus menunggu sekitar 30 hari lagi agar padi siap untuk dipanen. Setelah dipanen padi belum bisa langsung digiling dijadikan beras. Padi hasil panen harus dijemur terlebih dahulu sampai kering. Setelah benar-benar kering padi baru bisa untuk digiling dijadikan beras.
Saat ini, berdasarkan data di website https://infoharga.agrojowo.biz/tanaman-pangan-menu/harga-eceran/gabah-kering-giling harga padi kering sebesar 8.500/kg. Harga ini merupakan harga tertinggi yang pernah ada dalam sejarah. Bagi petani harga tinggi merupakan berkah tersendiri, namun lain halnya masyarakat yang bukan petani mereka pasti menjerit, sebab harga beras yg ereka beli pasti jauh lebih mahal dari harga yang sudah ada. Semoga harga tinggi membawa manfaat dan berkah tersendiri bagi para petani. Semoga harga tinggi tersebut bisa bertahan sampai musim panen selesai dan petani merasakan keuntungan dari kondisi tersebut. Namun biasanya yang terjadi jika musim panen datang harga padi akan turun dan bahkan padi tidak laku untuk dijual.

No comments:
Post a Comment